+++ Welcome to The Official Website of The Agency for Marine and Fisheries Human Resources Development, Ministry of Marine Affairs and Fisheries of The Republic of Indonesia +++

HEADLINE NEWS
image image image image image
SUPM NEGERI KOTA AGUNG RAIH FINALIS ISPO 2010 Friday, 12 March 2010 13:21 SUPM Negeri Kota Agung berhasil masuk tahap final di antara 140 finalis lainnya dalam acara Lomba Karya Ilmiah Indonesian Science Project Olympiad (ISPO) 2010, 2-6 Maret 2010, di Balai Sarbini, Jakarta. Pada ajang itu, SUPM Negeri Kota Agung mengirim 4 grup dan kesemuanya masuk tahap final, yaitu Sapta Bayu Perkasa dan Yola Afrina urutan ke-3 untuk bidang Fisika; Amanda Cindy Marantika dan Lukman Hakim urutan ke-40 untuk bidang Biologi; Angga Widayanto dan Sigit Parmanto urutan ke-31untuk bidang lingkungan dan Amanda Citra Marantika urutan ke-20 untuk bidang teknologi.
KEIKUTSERTAAN PUSAT PENDIDIKAN KELAUTAN DAN PERIKANAN DALAM PAMERAN INTERNASIONAL PENDIDIKAN TINGGI DAN PELATIHAN KE-19 Friday, 12 March 2010 10:16
    Pameran Internasional Pendidikan Tinggi dan   Pelatihan merupakan kegiatan rutin tahunan yang diikuti oleh Universitas baik negeri maupun swasta, Institut, Sekolah Tinggi, Akademik, Politeknik, Lemdiklat, Lembaga keterampilan / kursus dan lembaga riset.
BPSDM KP Gelar Perumusan Batas Usia Pensiun Penyuluh Perikanan Thursday, 11 March 2010 15:38 Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPSDM KP) menggelar Perumusan dan Penyerasian Naskah Akademis Batas Usia Pensiun (BUP) Penyuluh Pertanian, Perikanan dan Kehutanan, Senin (8/3), di Hotel Golden Boutique Jakarta Selatan. Pertemuan yang dimulai pukul 15.00 ini digelar dalam rangka menindaklanjuti Rapat Pembahasan BUP Penyuluh Pertanian, Perikanan dan Kehutanan yang telah dilaksanakan pada 2 Maret lalu di Kantor Kementerian Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN & RB).
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Kelauatan Perikanan Membuka Diklat Dasar Penyuluh Perikanan Tingkat Ahli dan Diklat Prajabatan Golongan III Angkatan 44 Tahun 2010 Friday, 05 March 2010 11:30 Bertempat di auditorium Balai Diklat Aparatur Sukamandi, pada hari Selasa 2 Maret 2010 dua diklat yaitu Diklat Dasar Penyuluh Perikanan Tingkat Ahli dan Diklat Prajabatan Golongan III Angkatan 44 secara resmi dibuka. Kedua diklat ini dilaksanakan pada tanggal 2 - 15 Maret 2010 di BDA Sukamandi dan diikuti oleh masing-masing 37 peserta Diklat Dasar Penyuluh Perikanan Tingkat Ahli dan 30 peserta Diklat Prajabatan Golongan III Angkatan 44. Peserta Diklat Prajabatan Golongan III Angkatan 44 berasal dari unit kerja lingkup Kementerian Kelautan dan Perikanan baik dari pusat maupun daerah. Sedangkan peserta Diklat Dasar Penyuluh Perikanan Tingkat Ahli berasal dari dinas kabupaten/kota seluruh Indonesia dan merupakan pegawai otonom daerah.
Kepala Pusat Pelatihan Kelautan dan Perikanan Menutup Diklat Bendahara Pengeluaran Angkatan I dan Diklat Prajabatan Golongan II Angkatan 57 Tahun 2010 Wednesday, 24 February 2010 13:45
        ”Pembentukan perilaku yang baik lebih penting daripada penguasaan materi diklat. Itulah sebab presentase penilaian aspek perilaku lebih besar daripada aspek teknis. Oleh karena itu salah satu indikasi terbesar keberhasilan sebuah diklat adalah semakin meningkatnya perilaku positif peserta setelah mengikuti diklat dalam melasanakan setiap tugasnya sebagai abdi negara dan masyarakat.”.  
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday33
mod_vvisit_counterYesterday254
mod_vvisit_counterThis week547
mod_vvisit_counterLast week1600
mod_vvisit_counterThis month4071
mod_vvisit_counterLast month11035
mod_vvisit_counterAll days17185

Online (20 minutes ago): 4
,
Shoutbox
Archives
14/03 20:41pptksapa yg menjelek - jelekkan KKP,..dan instansinya orang gak waras tuh,..brani omong doang,..gak tau prosedurnya tinggal ngucap aj,..hidup kelautan n prikanan
12/03 23:12AdeSeharusnya 2 atau 3 orang setiap kab. Yg berpotensi utk perkembgan perikanan malah gak ada, yg baru ngirim malah gak ada. Kalau gak mampu jd kepala turun aja bnyak lain...
12/03 23:07AdeSeharusnya 2 atau 3 orang setiap kab. Yg berpotensi utk perkembgan perikanan malah gak ada, yg baru ngirim malah gak ada. Kalau gak mampu jd kepala turun aja bnyak lain...
12/03 13:17SBYmentri harus diganti...biar PPTK lancar!!!!
11/03 16:31hattarajasaPPTK jancox....kpla bapeluh asu....mentrinya banci...
11/03 10:46PPTKada PPTK yang sudah CPNS DKP lulus lagi di PPTK 2010,tolong ditanggapi
10/03 22:44asdediklat sial jak dasar koropsi.......bapeluh
09/03 16:33pissgmn mo mewujudkan produksi 353%, sedangkan dilapangan pencatatan produksi masih amburadul...makanya peran penyuluh sangat diperlukan, perhatikan juga kita PPTK...
09/03 12:42devysaya yang di sultra belum tau tentang hasil pengumuman pptk.
09/03 12:39riankog pptk cm bwt perpanjangan aj, kapan ada penerimaan bwt pendaftar baru? mhn pnjelasannya

AMFHRD

Agency for Marine and Fisheries Human resources (AMFHRD) is one of Echelon I under the Ministry of Marine Affairs and Fisheries of the Republic of Indonesia has responsibility to formulate and analyze the policy of capacity building development and management of education, training and extension

Marine and Fisheries Education Center

AMFHRD has several working units. The working units are administratively under the Ministry of Marine Affairs and Fisheries: Jakarta Fisheries University, 3 (three) Fisheries Academy, and 8 (eight) Fisheries High School that spread around Indonesia.

Marine and Fisheries Training Center

Fisheries Training Center is an implementation unit that established to support fishery education and training activities for fishery community, employees, and officers. Until now, AMFHRD has 6 (six) Fisheries training Center around Indonesia


Center for Extension Development

Fisheries extension in principle of independency and sustainability attempts to establish fishery revitalization that influenced by internal and external factors for dynamic development. Main problems to be solved are: inadequate fisheries extension workers both in quality and quantity aspects, variation in extension workers institutionalization, limited extension activities and finance